Tinggal di Gubuk, Beraslakan Tanah, Berdinding Rumbia, Pak Arifin di Banjar XII Tanah Putih Butuh Perhatian Pemerintah Setempat

Tinggal di Gubuk, Beraslakan Tanah, Berdinding Rumbia, Pak Arifin di Banjar XII Tanah Putih Butuh Perhatian Pemerintah Setempat

Spread the love

Tinggal di Gubuk, Beraslakan Tanah, Berdinding Rumbia, Pak Arifin di Banjar XII Tanah Putih Butuh Perhatian Pemerintah Setempat

Rohil – Detikappi.com

Tinggal di Gubuk Beralaskan Tanah berdinding Rumbia Pak Arifin dan Istri, Keluarga miskin di Kelurahan Banjar XII Kec Tanah Putih Kab. Rokan Hilir harus bertahan hidup dalam Kondisi rumah yang hampir roboh dan tidak layak, seringkali mengundang masuk hewan liar seperti ular Sabtu (31/01/2026)

Keluarga ini tinggal berdua saja Dan sudah lanjut usia Mereka menjalani hari demi hari hanya dengan mengandalkan bekerja sebagai Guru mengaji anak anak, dengan upah tidak seberapah serta pembersih Masjid Nurul Iman di Simpang Mutiara untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya

Menurut keterangan salah seorang Pengurus Masjid Nurul Iman berinisial T, membenarkan keluarga ini tinggal di gubuk sederhana yang tidak layak dihuni. “Mereka tinggal berdua Untuk makan sehari-hari mereka bergantung upah dari mengajar mengajih anak anak, bekerja membersihkan masjid serta pada uluran tangan warga sekitar,” ujarnya

Pak Arifin dengan mata berkaca-kaca mengisahkan bahwa Saat tidak ada uang, mereka terpaksa makan nasi dengan lauk daun singkong rebus. Saat malam tiba, kami tidur beralaskan tikar, kasur seadanya, dan saat hujan lebat turun, air masuk kedalam Rumah, kami basah kuyup serta menahankan udara dingin yang menusuk badan , karena atapnya bocor, dinding rumah harus ditahan dengan kayu panjang agar tidak roboh, begitulah yang kami alami selama ini ungkapnya.

Pak Arifin memohon saat berita ini diterbitkan agar pemerintah setempat dan masyarakat yang memiliki rezeki berlebih dapat memperhatikan dirinya yang lagi kesusahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *