Detikappi.com -TPTM — Polisi sektor (Polsek) Tanah putih tanjung melawan (TPTM) kembali melaksanakan kegiatan rutin pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di halaman belakang Polsek TPTM, Melayu besar kota, pada Selasa (09/06/2026) jam 09.47 wib

Seperti yang diketahui bersama, ketahanan pangan menjadi prioritas kebijakan presiden Prabowo subianto , agar kedepannya indonesia berhasil dalam swasembada pangan demi terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

Untuk menggapai hal itu Kapolsek dan seluruh personil polsek TPTM kembali melakukan monitoring dan peninjauan secara berkala terhadap perkembangan tanaman jagung pipil.

AIPTU IRHA SAID,S.H dan AIPDA Hermanto lubis hari ini turun dan mengecek langsung untuk memastikan perkembangan tanaman jagung pipil ini tumbuh dan berkembang dilahan seluas 0.25 ha dihalaman belakang Polsek TPTM

“Peninjauan kita lakukan secara berkala untuk memastikan perkembangan jagung pipil ini tumbuh, dan seperti yang kita lihat bersama jagung pipil ini daunnya sudah tumbuh sebanyak 7-9 helai daun, yang menandakan tumbuhan ini tumbuh dan berkembang” kata AIPTU IRHA SAID,S.H
Ditempat yang sama AIPDA Hermanto lubis menjelaskan kepada awak media bahwa peninjauan yang dilakukan secara rutin ini, bertujuan memastikan tanaman jagung pipil tidak terkena hama Lalat bibit atau salah satu hama penting yang dapat merugikan tanaman jagung.

” Lalat bibit menyerang tanaman yang masih muda atau yang baru muncul di permukaan. Serangan hama dimulai ketika telur diletakkan pada permukaan bawah daun atau batang yang dekat dengan permukaan tanah, selanjutnya telur akan menetas menjadi larva yang kemudian akan melubangi bagian batang jagung” kata AIPDA Hermanto lubis
Lanjutnya
” karena Hal ini menyebabkan gejala awal yang terlihat adalah berubahnya warna daun dari hijau normal menjadi kekuningan di sekitar batang yang terserang akan membusuk sehingga tanaman akan menjadi layu, pertumbuhannya kerdil, agar itu tidak terjadi, kami pantau keadaan tanaman jagung ini, agar kedepannya panen berhasil dengan baik ” tutup AIPDA Hermanto lubis
